Hi Dear !

•18 Mei 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Thanks for visiting My blogs, to find my newest blogs please visit :

Ada Apa Dengan Komputer Dikantorku ?

•12 Mei 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Sedikit membingungkan, beberapa hari yang lalu saya mencoba mengarahkan blog di fargobee.blogspot.com ke domain pribadi. Bila saya akses dari rumah blog ini bisa tampil tapi bila saya buka di kantor blog tidak bisa tampil (yang keluar hanya direktori kosong dari server saya.

Tadi malam dan pagi ini sebelum berangkat bekerja, saya menyempatkan membuka blog ini dirumah dan blog masih bisa diakses tapi setelah tiba dikantor pagi ini kenapa tidak bisa dibuka ?

Saya sudah mencoba menggulirkan masalah ini ke forum bantuan Google tapi sampai saat ini belum mendapatkan jawaban yang tepat.

MyBlogLog

•11 Mei 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Blog di Blogspot Belum Juga Tampil

•11 Mei 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Baru aja pake domain custom untuk tampilan blog saya di blogger.com (blogspot) di domain pribadi, setelah sempat tampil sekarang malah gak bisa tampil sama sekali seperti saat awal proses redirecting pertama kali saya pakai fitur ini.

Mau gak mau harus tunggu lagi dalam beberapa jam atau mungkin dalam beberapa hari lagi bisa tampil.

Aku Kembali….

•19 Maret 2009 • Tinggalkan sebuah Komentar

Udah lumayan lama juga gak posting tulisan di blog wordpress ini, karena akhir-akhir ini saya lebih banyak menuliskan blog saya di weblog pribadi saya, berhubung saat ini server hosting saya sedang  down… akhirnya kembali lagi kesini.

Bush Menyesal Melakukan Invasi ke Irak ???

•2 Desember 2008 • 1 Komentar

Ini lelucon kemanusiaan teranyar di akhir tahun ini, Bush akhirnya mengakui kesalahannya setelah jatuh ratusan bahkan ribuan korban jiwa baik rakyat Irak, tentara Amerika, bahkan menghancurkan perekonomian negaranya sendiri hanya untuk mendanai perang melawan ‘terorisme’. Ini semakin membuka mata kita, bahwa semua tragedi kemanusiaan yang melibatkan jargon terorisme, demokrasi dan memakan korban ratusan bahkan ribuan jiwa manusia pasti melibatkan Amerika. Mungkin termasuk yang baru-baru ini terjadi di Mumbai, berikut potongan berita dari eramuslim :

Presiden AS George W. Bush untuk pertama kalinya, mengakui bahwa tidak ada senjata pemusnah massal di Irak. Bush juga mengakui bahwa hal yang paling membuatnya menyesal selama menjabat presiden AS adalah tuduhannya bahwa Irak memiliki senjata pemusnah massal yang berujung pada invasi AS ke Negeri 1001 Malam itu.

Meski demikian Bush tetap menyalahkan agen-agen intelijennya, yang menurutnya telah salah membuat kesimpulan tentang Irak. “Banyak orang yang telah mempertaruhkan reputasinya dalam masalah ini dan mengatakan bahwa senjata pemusnah massal adalah alasan untuk menyingkirkan Saddam Hussein,” kata Bush dalam wawancara dengan ABC News.

Tapi ketika ditanya apakah Bush akan tetap melakukan invasi ke Irak meski intelijennya melaporkan Saddam tidak memiliki senjata pemusnah massal, Bush berkilah dengan jawaban,”Anda tahu, ini adalah pertanyaan menarik. Saya tidak bisa melakukan sesuatu dari awal lagi, apa yang tidak bisa saya lakukan. Sulit bagi saya untuk berspekulasi.”

Bush mengaku tidak siap berperang ketika ia kembali menjabat sebagai presiden AS. “Saya pikir, saya tidak siap berperang. Dengan kata lain, saat kampanye saya tidak mengatakan ‘pilihlah saya, saya bisa mengatasi serangan-serangan’. Saya tidak mengantisipasi jika harus berperang,” ujar Bush.

Bush juga menyatakan penyesalannya atas krisis ekonomi dan banyaknya pemutusan hubungan kerja yang terjadi di AS.

Pengakuan Bush bahwa agen-agen intelijennya telah salah membuat kesimpulan tentang senjata pemusnah massal di Irak, sudah cukup menjadi bukti bahwa Bush telah melakukan pelanggaran kemanusiaan berat di Irak.

Karena akibat invasi AS di Irak, ratusan ribu rakyat Irak menjadi korban dan Negeri 1001 Malam itu jadi carut marut oleh berbagai aksi kekerasan dan pertikaian sektarian. AS bukan hanya harus menarik seluruh tentaranya dari Irak, tapi Bush juga harus dimintai pertanggung jawabannya atas pelanggaran HAM berat, jika perlu di hadapan mahkaman internasional.

Pemrograman C++

•19 November 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Bahasa pemrograman C++ adalah sebuah bahasa pemrograman multi fungsi yang ciptakan pada tahun 1980 oleh Bjarne Stroustrup, salah seorang peneliti di Bell Labs. C++ merupakan bahasa turunan dari bahasa C yang lebih dulu dikembangkan pada tahun 1970 oleh Dennis Ritchie yang juga salah seorang peneliti di Bell Labs. Karena merupakan turunan dari bahasa C, kita masih dapat menggunakan syntax perintah bahasa C didalam program C++ yang kita buat, bahkan kita juga dapat menggunakan compiler C++ untuk meng-compile program C yang kita buat.

Berbeda dengan bahasa C yang merupakan termasuk bahasa pemrograman terstruktur, C++ merupakan bahasa C yang ditambahkan dengan kemampuan untuk mengaplikasikan pemrograman berorientasi object (OOP – Object Oriented Programming). Meskipun sebenarnya dengan bahasa C, kita juga dapat membuat object dalam program yang kita buat dengan menggunakan syntax struct, tapi dengan menggunakan C++ karena sudah mendukung OOP hingga untuk membuat object dan mengaplikasikan object yang kita buat akan menjadi lebih sederhana dibanding dengan menggunakan bahasa C.

Saat ini compiler C++ sudah mendukung berbagai system operasi, ada yang berbayar bahkan gratis untuk digunakan. Di Windows kita dapat menggunakan visual studio, di Linux dan turunan Unix dapat menggunakan compiler gcc yang biasanya sudah menjadi compiler default. Untuk memulai membuat program C++ dapat menggunakan IDE (Integrated Development Environment) yang banyak tersedia, baik yang berbayar maupun yang gratis yang dapat Anda unduh dari internet, meskipun sebenarnya cukup dengan menggunakan text editor kita sudah bisa membuat program C++.(Bacalah-Web)

Pelarangan Ahmadiyah Tidak Bertentangan Dengan HAM

•21 Oktober 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Tindakan pemerintah yang membiarkan aliran Ahmadiyah terus ada bahkan dapat memperoleh visa untuk melaksanakan umroh dan ibadah haji merupakan tindakan penodaan pemerintah Indonesia terhadap tanah suci Mekah dan Madinah.

“Jadi kami ingin sampaikan disini pemerintah Indonesia bertanggungjawab selama sekian puluh tahun telah membiarkan Ahmadiyah melakukan ibadah haji dan umroh artinya pemerintah Indonesia membiarkan orang-orang kafir murtad untuk masuk ke tanah suci haramain, Mekkah dan Madinah,” ujar Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab saat membacakan pledoi, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (20/10). (Eramuslim)

Pihaknya telah melayangkan protes tentang keikutsertaan Ahmadiyah dalam ibadah di tanah suci, menurutnya, dalam waktu dekat akan menyurati Raja Abdullah, pimpinan Kerajaan Aran Saudi, Majelis Ulama Arab Saudi, dan Kementerian Haji Arab Saudi terkait belum dikeluarkannya pelarangan berhaji bagi pengikut Ahmadiyah.

Sebenarnya, lanjut Habib Rizieq, apabila pemerintah RI mengambil tindakan melarang dan membubarkan Ahmadiyah, sesuai dengan Perpres No.1/PNPS/1965 tentang pencegahan dan atau penodaan agama. Sekaligus sejalan dengan Fatwa MUI tahun 1980 dan tahun 2005, sejalan dengan Fatwa Rabithah Alam Islami (RAI) tahun 1974 dan Keputusan Organisasi Konferensi Islam tahun 1985. Bahkan sejalan dengan sikap Lembaga Fatwa diseluruh dunia Islam, baik Sunni maupun Syiah.

Dalam kesempatan itu, Habib Rizieq pun menegaskan, bahwa tindakan negara untuk melarang Ahmadiyah itu tidak bertentangan dengan Resolusi HAM PBB, karena dalam Konvenan Internasional tentang Hak Sipil dan Politik, pasal 18 ayat 3, yang termuat dalam lembar fakta HAM PBB No.15, dengan tegas dan jelas memberikan hak kepada negara untuk melakukan pembatasan hukum yang diperlukan untuk melindungi keselamatan, ketertiban, kesehatan atau moral, atau kebebasan orang lain.

“Itulah sebabnya, seluruh dunia Islam telah secara resmi melarang Ahmadiyah di negeri-negeri mereka. Bahkan Singapura saja, yang bukan negeri Islam, Ahmadiyah tidak disebut Islam dan pemakamannya dipisahkan dengan umat Islam, “ jelasnya.

Jadi, tindakan pemerintah yang membiarkan Ahmadiyah tetap terus ada ini karena ‘tidak tahu’ keberadaan resolusi ini ?  Atau pura-pura tidak tahu karena mata dan telinganya sudah ‘disumpel’ oleh pihak-pihak tertentu ?

Ringo Starr : Tidak Ada Waktu Untuk Baca Email dari Penggemar

•14 Oktober 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Salah seorang pentolan The Beatles, Drummer Ringo Starr menyatakan pada para penggemarnya di sebuah pesan video online yang cukup aneh yang meminta para penggemarnya untuk berhenti mengirimkan email padanya dengan alasan terlalu sibuk untuk membaca atau login di account emailnya.

“Pesan ini serius kepada siapapun yang melihat perkembangan berita saya saat ini. Damai dan cinta, damai dan cinta”, kata Starr.

“Saya ingin menyampaikan kepada Anda, setelah tanggal 20 Oktober jangan mengirimkan email penggemar ke alamat email saya yang Anda miliki. email tidak akan dibuka setelah tanggal 20 Oktober. Jika ada email masuk pada tanggal tersebut maka akan pesan tersebut akan ditolak”.

“Saya memperingatkan Anda dengan damai dan cinta yang saya miliki. Jadi jangan kirimkan email penggemar, terima kasih….”

Para penggemar yang tergabung dalam Fab Four masih tetap bisa mendapatkan barang aksesoris Ringo yaitu sebuah tas Ringo Starr, “cocok untuk berbelanja, ke pantai atau aktivitas harian lainnya”, barang ini dipasarkan lewat website, bersama dengan barang pernak-pernik Ringo atau t-shirt.(Rofa’s Blog)

FPI: Guntur Romli Koordinasikan “Preman” Punk

•27 September 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Kamis (25/9) siang, Aktivis Front Pembela Islam (FPI) kembali bentrok dengan massa Front Pembela Islam (FPI) dan pendukung Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (AKKBB).

Bentrok yang terjadi di depan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, membuat lalu lintas di Jalan Gajah Mada macet sepanjang 2 kilometer. Jalan Gajah Mada yang sempat ditutup akibat tawuran batu.

Seperti diketahui, bentrokan antara FPI dan pendukung AKKBB tak terhindarkan, setelah sempat bersitegang saat akan memasuki ruang sidang. Aksi kedua massa berlanjut hingga ke jalan di depan gedung PN Jakpus.

Massa AKKBB yang bergerak menuju gedung PT Pelni yang berada tepat di sebelah PN Jakpus mendahului aksi dengan melempar batu. Pelemparan pun saling berbalas, hingga aksi berubah menjadi tawuran.

Kerahkan “preman”

Bentrok bermula ketika jam shalat Dzuhur mayoritas aktivis FPI yang dipimpin Habib Ali Al-Hamid melakukan shalat. Tiba-tiba, salah seorang anggota FPI melaporkan dirinya ‘diserang’. Menurut beberapa aktivis FPI, mereka dilempari batu bata di depan Gedung Pelni.

“Karena anggota FPI tak membawa senjata, mereka hanya menunggu. Akhirnya sisa-sisa bata lemparan itulah yang dibuat membalas,” ujar Rudi, salah seorang Humas FPI kepada www.hidayatullah.com.

Massa AKBB sempat lari tunggang-langgang, termasuk koordinator aksi, Guntur Romli sempat lari dan berseumbunyi di lantai dasar gudang Bank Mandiri.Bentrokan berakhir sekitar pukul 13.15 WIB ketika sebagaian aparat melerainya.

Menurut Rudi, sejak semula, massa AKKBB yang dibawa oleh rombongan Guntur Romli di PN Jakpus untuk menghadiri agenda sidang lanjutan kasus bentrok massa di Monas pada 1 Juni sempat melakukan provokasi.

Guntur Romli yang juga Manajer Program Yayasan Jurnal Perempuan ini dinilai Rudi berkali-kali memancing emosi massa FPI untuk bersikap reaktif.

Kepada salah satu koordinator FPI, Habib Ali, aktivis JIL yang belum sempat lulus Al-Azhar itu berkali-kali melakukan penghinaan. “Tapi karena sejak awal kita sudah diintruksikan tidak terpancing ya kita biarkan,” tambah Rudi.

Menariknya menurut Rudi, saat di persidangan, Guntur membawa 33 rombongan orang-orang berwajah “preman” punk.

“Ciri-ciri mereka berambut aneh-aneh, rata-rata dicat merah, bercelana sempit, memakai anting-anting dan memakai kaos Banser Gus Nuril,” ujarnya.

Meski menggunakan baju seragam Banser, FPI kurang percaya jika itu adalah anggota Banser-NU yang dikenal agamis. Masalahnya, menurut Rudi, meski di bulan Ramadhan, sebagian mereka merokok,” tambahnya.

Sinyalemen Rudi ini hampir sama dengan pengakuan Habib Rizieq kepada beberapa wartawan.

“Dan jahatnya preman-premen ini sengaja diberikan kaos baru, dan sablonan baru bertuliskan Banser dan Gus Nuril, ini upaya adu domba antara FPI dengan Banser, saya sampaikan sekali lagi FPI dan NU bersaudara. Dan LPI dengan Banser bersaudara tidak ada satu kekuatan pun yang bisa mengadudomba kami,” ujar Habib Rizieq Shihab. [cha/www.hidayatullah.com]