Boleh Bohong Ya ?

Malam jumat begini masih dikantor, maklum baru aja menghadiri pengajian dua mingguan yang diadakan oleh kantor. Ada hal menarik di sini, pak Ustadz menantang jamaah yang hadir agar mencoba berusaha ‘tidak berkata’ bohong selama tiga hari.

Hmmm, bisa ga ya ? Berbohong, disadari atau tidak merupakan sudah merupakan bagian dari hidup manusia saat ini. Lebih parah lagi, ada beberapa profesi atau bidang pekerjaan dalam kehidupan kita yang katanya harus diiringi kebohongan dalam menjalankannya sebab bila tidak berbohong maka tidak akan ‘kebagian’ dan ‘tidak akan maju’, contoh-contohnya silahkan Anda cari sendiri kira-kira profesi apa yang sering diidentikan dengan ‘kebohongan’.

Ustadz kami ini juga menyatakan bahwa Islam membolehkan kebohongan hanya dalam tiga kondisi, pertama untuk mendamaikan perselisihan atau peperangan, kedua untuk menyenangkan pasangan hidup (suami/istri) dan ketiga untuk menyembunyikan orang yang tidak berdosa dari pembunuhan.

Selama ini kita mengenal istilah ‘kebohongan demi kebaikan’, mungkin yang dimaksud itu hal di atas tadi. Tapi selama ini, kita sering menyalahgunakan pengertian kebohongan ‘demi kebaikan’ tadi…. apa itu ? Kita sering melakukan kebohongan hanya demi untuk ‘kebaikan’ kita sendiri.

Hingga tanpa disadari kita telah menghalalkan segala cara untuk memperoleh ‘kebaikan’ hidup lewat kebohongan. Jadi pertanyaannya, apakah kita boleh berbohong ?


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.